Lewati ke konten
    / grafik

    Grafik candlestick.

    Baca bar OHLC seperti para desk membacanya — body, sumbu, gap, doji. Kosakata yang dibutuhkan setiap trader ber-leverage.

    Candlestick chart ditemukan di Jepang pada periode Edo untuk perdagangan beras dan sekarang menjadi format chart harga paling umum di pasar keuangan modern. Setiap «candle» merepresentasikan empat harga (open, close, high, low) dalam periode tertentu (1 menit, 5 menit, 1 jam, 1 hari, dst), diwarnai untuk candle naik (close lebih tinggi dari open, biasanya hijau atau putih) dan candle turun (close lebih rendah dari open, biasanya merah atau hitam).

    Komponen dasar pembacaan: (1) ukuran body — body besar menunjukkan pergerakan directional yang kuat; (2) wicks (shadow) — upper wick panjang dengan body kecil menandakan penolakan di harga tinggi; (3) pola candlestick yang dibentuk 1-3 candle berturut-turut — pin bar, engulfing, harami, doji, hammer, three-soldiers, dll. Pola-pola ini tidak memiliki «edge ilmiah» per se tetapi memvisualisasikan psikologi pasar.

    Dalam praktik, pola candlestick digunakan bersama dengan (1) konfirmasi volume, (2) level support/resistance, dan (3) indikator trend (moving average) — tidak pernah berdiri sendiri. Halaman ini merinci 20 pola paling umum dengan contoh chart crypto nyata dan data hit-rate statistik untuk setiap pola.

    Trading derivatif tidak tersedia di wilayah Anda. Situs ini disediakan hanya untuk tujuan informasi.